Rabu, 04 Juni 2014

Zainul Mustofa

aku ingin dunia ini berubah karena adanya diriku
 

Fungsi Human Relation dalam Kepemimpinan


Dalam kehidupan sehari-hari manusia pasti tidak akan pernah lepas dari yang namanya kebersamaan, Baik kebersamaan dengan keluarga, kerabat, maupun kebersamaan dengan teman-teman. Sehingga manusia dituntut untuk saling berbagi terhadap sesamanya demi menjaga hubungan yang baik selama masih hidup. Maka dari itu, manusia merupakan makhluk yang sering dikatakan “zone politican “ yaitu manusia yang saling membutuhkan satu sama lain. Dan hal tersebut terbukti ketika manusia berinteraksi dalam kehidupan sehari-harinya. Oleh karena itu, membangun human relation adalah suatu hal yang sangat penting untuk saling melengkapi, membina, mengayomi demi terciptanya keharmonisan bersama, dan menghindari kesenjangan atau hambatan-hambatan komunikasi.
Menurut R.F. maier dalam bukunya, Principle of human relation “ hubungan manusiawi dapat dilakukan untuk menghilangkan hambatan-hambatan komunikasi, meniadakan salah pengertian dan mengembangkan segi konstruktif sifat tabiat manusia.” Human relation adalah hubungan yang bersifat intern, sedangkan hubungan yang bersifat ekstern disebut “pubic relation“. Human relation merupakan inti daripada kepemimpinan. Jadi human relation merupakan interaksi yang terjadi dalam kehidupan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung, disengaja maupun tidak disengaja, sehingga menimbulkan reaksi terhadap yang lainnya. Dari fungsi human relation tersebut untuk menerapkannya, seorang pemimpin hendaknya dapat mengayomi serta memberikan arahan dan pendekatan terhadap bawahannya ataupun terhadap masyarakat, sehingga human relation tersebut dapat dirasakan bersama dengan baik. Sebagai esensi dari kepemimpinan, pengaruh diperlukan untuk menyampaikan gagasan, mendapatkan penerimaan dari kebijakan atau rencana dan untuk memotivasi orang lain agar mendukung dan melaksanakan berbagai keputusan. Tugas pemimpin tersebut akan berhasil dengan baik apabila setiap pemimpin memahami akan tugas yang harus dilaksanakannya. Oleh sebab itu, kepemimpinan akan tampak dalam proses di mana seseorang mengarahkan, membimbing, mempengaruhi dan atau menguasai pikiran- pikiran, perasaan-perasaan tingkah laku orang lain.
Dari penjelasan di atas bahwasanya membangun human relation merupakan kewajiban individu demi terbentuknya suatu kebersamaan untuk bersatunya antar manusia. Selain itu untuk menjadi pemimpin yang baik, maka terlebih dahulu memperbaiki hubungan sesamanya dengan baik pula. Karena bagaimana mungkin seseorang akan menjadi pemimpin, kalau tidak memperhatikan atau tidak peduli dengan hubungan sesamanya. Seprti halnya tidak memperhatikan sikapnya sendiri, prilakunya, acuh tak acuh dan ironisnya lagi tidak mau tau terhadap keadaan yang lainnya, dan lebih memikirkan dirinya sendiri tanpa menyadari kalau setiap manusia pasti akan saling membutuhkan satu sama lainnya. Oleh karena itu setiap manusia pasti membutuhkan kebersamaan yang baik, karena dengan kebersamaanlah dapat meringankan beban setiap manusia yang sedang dialami dalam hidupnya.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda